Dhamma Sebagai Pelindung
September 22, 2016 – 10:06 am | One Comment

Ceramah Dhamma Romo Cornelis Wowor MA. Vihara Pluit Dharmasukha September 2016
Kita sering mencari pelindung dalam hidup ini. Sebagai Buddhis kita sering membacakan paritta Tisarana atau paritta tiga perlindungan. Buddha, Dhamma dan Sangha sebagai pelindung …

Baca artikel pengantar dan Dengarkan Ceramah Selengkapnya »
Download Paritta

Silahkan mendengarkan dan mendownload Paritta-paritta Suci

dr. Krishnanda W. Mukti

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Bp. dr. Krishnanda W. Mukti

Rudy Arijanto

Kumpulan Ceramah dari Bapak Rudy Arijanto

Suhu Xian Xing

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Bhiksuni Xian Xing

Tan Chao Ming

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Bp. Tan Chao Ming

Home » Cunda J Supandi

Satpam Sangha

Submitted by Untung on December 11, 2011 – 9:25 pm2 Comments

Satpam SanghaSatpam Sangha oleh: Romo Cunda J Supandi

Mendengar kata satpam Sangha pertama kali menimbulkan tanda tanya. Apakah artinya sangha bekerja sebagai satpam atau ada anggota satpam menjadi anggota Sangha atau apa?

Ternyata Romo Cunda J Supandi melontarkan kata tadi di facebook beliau dalam menanggapi kejadian di Malaysia dimana ada tindakan yang dilakukan terhadap anggota Sangha yang berkeliaran pada tempat dan waktu yang tidak semestinya.

Dalam ceramahdhammanya di vihara Pluit Dharma Sukha, seorang umat menanyakan hal ini kepada beliau, bagaimana dengan di Indonesia? Di Jakarta beberapa tahun belakangan ini kita sering melihat seseorang  ber-kepala botak dengan berpakaian seperti Bhikkhu berkeliaran di pasar-pasar dan di mal-mal. Mereka dengan dalih memberikan gambar Buddha atau liontin murahan lalu meminta dana. Bagaimana sikap kita?

Seorang Bhikkhu yang asli dan baik tentulah tidak akan bertindak melanggar peraturan vinaya seperti itu. menjadi tugas umat Buddha lah untuk menjaga agar Bhikkhu Bhikkhu yang berkeliaran di Mal dan di pasar  meminta-minta uang tidak mendapatkan kesempatan untuk tetap menjalankan kegiatannya. Caranya menurut Romo Cunda J Supandi adalah dengan tidak memberikan dana kepada mereka.

Keadaan menjadi berbeda jika Bhikkhu tersebut melakukan pindapatta di pagi hari dengan membawa mangkuk/Bowl untuk mendapatkan dana makanan. Umat Buddha tentu saja selayaknya memberikan makanan yang dibutuhkan, namun bukan uang. Bhikkhu melakukan pindapatta selalu di pagi hari jadi tidak mungkin dilakukan di Mal karena Mal buka nya sudah jam 10.
Di pasar lama Tangerang, depan vihara Boen Tek Bio kerap ditemukan Bhikkhu yang keliling melakukan pindapatta di pagi hari. Kegiatan seperti ini tentu saja perlu didukung oleh umat Buddha.

Ceramah Romo Cunda tentu saja bukan hanya tentang Satpam Sangha ini. Seperti biasa Romo Cunda selalu berceramah tentang Dhamma dalam kehidupan keseharian, entah yang menyangkut kehidupan anggota Sangha maupun kehidupan kita sendiri sebagai umat awam.

Silakan anda mengklik tombol play dibawah ini untuk mendengarkan lewat streaming audio, atau bagi para member silakan mengundunya dengan menggunakan username dan password yang telah diberikan.

Ceramah Dhamma Romo Cunda J Supandi “Satpam Sangha”

[01:28:56] Ceramah Dhamma Cunda J Supandi Satpam Sangha.

Untuk Para Pengguna IPad,Iphone (iOS) Streaming Ceramah Dhamma Cunda J Supandi Satpam Sangha. 15.2 MB

Download Ceramah Dhamma Cunda J Supandi Satpam Sangha. 15.2 MB

Selamat mendengarkan. Semoga bermanfaat. Salam Sejahtera

2 Comments »

Leave a comment to Thedi

Silahkan Isi Komentar anda dibawah, atau trackback dari site anda. Tulislah Komentar Anda dengan Sopan dan tetap dalam topik Buddha Dhamma/Ceramah Dhamma.

Silahkan tulis Komentar anda dalam kotak di atas

Web ini memungkinkan Anda Menggunakan Gravatar. Untuk mendapatkan Gravatar anda, Silakan daftar di Gravatar. Komentar akan di-moderasi sebelum ditampilkan. Terima Kasih

*
Mohon tuliskan kata yang berwarna ke dalam kotak kosong di bawah ini sebelum klik 'Kirim Komentar'. Terima kasih.
Anti-spam image