Merencanakan Keuangan Keluarga
November 12, 2014 – 11:53 am | 2 Comments

Merencanakan Keuangan Keluarga. oleh: D.S. Marga Singgih Vihara Pluit Dharma Sukha September 2014
Apakah Buddha pernah mengajarkan bagaimana merencanakan keuangan keluarga? Selain membagi penghasilan ke dalam empat bagian terpisah sesuai anjuran Buddha dalam Sigalovada Sutta, …

Baca dan Dengarkan Ceramah Selengkapnya »
Cornelis Wowor MA

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Bp. Cornelis Wowor MA

Download Paritta

Silahkan mendengarkan dan mendownload Paritta-paritta Suci

Rudy Arijanto

Kumpulan Ceramah dari Bapak Rudy Arijanto

Sri Pannavaro Mahathera

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Bhante Sri Pannavaro Mahathera

Suhu Xian Xing

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Bhiksuni Xian Xing

Dr. Dharma K. Widya »

Apa Yang Anda Pikirkan Saat Ada yang Meninggal
October 24, 2014 – 4:37 pm | No Comment

Apa yang Anda pikirkan saat ada yang Meninggal Apa Yang Anda Pikirkan Saat Ada Yang Meninggal. oleh: Dr. Dharma Kumara Widya.  VPDS Okt 2014

Ketika anda melayat ke tempat orang yang meninggal, entah itu famili atau sekedar kenalan, Apa yang anda pikirkan? Perasaan apa yang muncul saat ada yang meninggal? Tidak perduli apapun penyebab dari kematiannya, apakah wajar seperti sudah tua dan sakit maupun tidak wajar seperti kecelakaan, bunuh diri dan sebagainya.

Umumnya kita menyatakan rasa turut berduka cita kepada keluarga korban. Dalam Buddhisme, rasa berduka saat peristiwa kematian bukanlah rasa yang perlu dikembangkan. Jadi kata turut berduka cita tidaklah cocok dari sisi Budhisme.

Kini sudah mulai sering kita temukan karangan bunga di rumah duka yang bertuliskan Sabbe Sankhara Anicca, atau di judul pengumuman sebuah iklan kematian dari seorang keluarga Buddhis. Namun dalam kehidupan sosial kita yang bersentuhan dengan umat umat beragama lain tentu saja agak janggal kalau kita pada saat melayat mengatakan Sabbe Sankhara Anicca, semua perpaduan unsur adalah tidak kekal. Bingung mereka, jangankan mereka sesama umat Buddha saja belum tentu mereka paham apa itu artinya.

Romo Pandita Dr. Dharma K. Widya dalam ceramah pada kebaktian minggu pagi di Vihara Pluit Dharma Sukha membawa topik seputar ungkapan maupun perasaan yang timbul saat ada peristiwa kematian. Di luar dari permasalahan ungkapan perasaan kepada keluarga duka, sebenarnya ada satu perasaan atau tepatnya sepasang perasaan yang sebenarnya sangat penting buat seorang Buddhis rasakan saat melihat ada yang meninggal. Perasaan itu adalah perasaan Samvega dan Pasada.

Kedua istilah Samvega dan Pasada tidak sering kita dengar. Meskipun demikian perasaan inilah yang merupakan dasar pemikiran seorang Budhis untuk membebaskan diri dari penderitaan.

Samvega adalah suatu bentuk perasaan seperti terkejut, kaget, shock yang timbul saat melihat sesuatu keadaan atau kondisi dan saat bersamaan timbul perasaan dan dorongan hati untuk lepas dari kondisi dan keadaan tersebut. Samvega harus diikuti oleh Pasada jika tidak ingin munculnya rasa putus asa ataupun tertekan. Pasada adalah suatu keyakinan yang kuat untuk bisa terbebas dari kondisi atau keadaan menderita tersebut.

Samvega muncul saat Pangeran Sidharta melihat orang tua, orang sakit dan orang mati. Terkejut, kaget sekaligus rasa ingin terbebas dari kondisi itu. Pasada muncul saat Pangeran Sidharta melihat seorang pertapa yang tenang wajahnya. Timbul keyakinan kuat untuk bisa terbebas dari penderitaan tua, sakit dan mati.

Apakah kita sudah muncul Samvega dan Pasada saat melihat seseorang meninggal? Perasaan yang timbul untuk terbebas dar penderitaan akibat kematian dan kehidupan ber ulang-ulang. Kemudian dengan keyakinan terhadap Buddha Dharma, timbul pula keyakinan kuat untuk dapat terbebas dari penderitaan itu.

Dr Dharma K Widya juga menceritakan dua cerita ilustrasi untuk rasa Samvega dan pasada ini yaitu kisah Bhikkhu Wakali dan Dewa Subrahma. Dalam ilustrasi tersebut kita juga dapat mengetahui bahwa kehidupan dewa dewi di alam surga tidaklah kekal, mereka bisa terjatuh juga ke alam neraka.

Satu hal menarik kita temui dalam cerita Dewa Subrahma.  Sebagai manusia umum sekali kita mengharapkan seseorang yang meninggal dapat terlahir di alam surga sebagai dewa maupun brahma. Tetapi ternyata saat ada dewa yang akan selesai kehidupan dewanya maka dewa lain akan menyatakan suatu pengharapan agar dewa tersebut dapat terlahir kembali di alam manusia. Jadi silahkan anda merenungkan sendiri dari paradoks tersebut apa yang bisa kita tarik sebagai hikmahnya.

Silakan anda mendengarkan secara langsung ceramah Dhamma dari Dr. Dharma K. Widya ini lewat audio streaming di bawah ini. silakan juga untuk mengunduhnya dengan menggunakan username dan password yang sudah diberikan secara gratis kepada semua anggota ceramahdhamma.com

Ceramah Dhamma Dr. Dharma K. Widya ‘Apa Yang Anda Pikirkan Saat Ada Yang Meninggal’

[1:00:27]  10,3 MB

Download Ceramah Dhamma Apa Yang Anda Pikirkan Saat Ada yang Meninggal, Dr. Dharma K. Widya 10.3 MB

Selamat mendengarkan. Semoga dapat menambah kebijaksanaan anda. Semoga muncul rasa samvega dan pasada dalam diri anda. Semoga semua makhluk berbahagia dan pada saat nya mencapai Nibbana. Sadhu… Sadhu… Sadhu.

Pelimpahan Jasa, Apakah Berguna?
September 11, 2014 – 5:57 pm | 7 Comments
Pelimpahan Jasa, Apakah Berguna?

Pelimpahan jasa, apakah berguna? oleh Dr. Krishnanda Wijaya Mukti.  VPDS Agustus 2014
Pelimpahan jasa bagi sebagian Buddhis mungkin masih membingungkan. Apakah benar jasa atau kebajikan yang kita perbuat dapat dilimpahkan kepada leluhur atau makhluk lain?
Dr. Krishnanda …

Hukum Paticcasamuppada
September 2, 2014 – 11:47 am | 2 Comments
Hukum Paticcasamuppada

Hukum Paticcasamuppada Oleh Bhante Sri Pannavaro  (2001)
Hukum Paticcasamuppada merupakan satu hukum yang sangat penting dalam agama Buddha selain hukum Karma. Hukum Paticcasamuppada atau hukum sebab musabab yang saling bergantungan dapat menerangkan kenapa kita menderita dan …

Sakit Tua Mati Bukanlah Sebab Penderitaan
August 16, 2014 – 1:11 pm | 3 Comments
Sakit Tua Mati Bukanlah Sebab Penderitaan

Sakit Tua Mati Bukanlah Sebab Penderitaan. Oleh: Bhante Sri Pannavaro Mahathera. VPDS Asadha 9 Agustus 2014
Dalam empat kesunyataan mulia dikatakan hidup ini adalah dukkha, penuh ketidakpuasan. Lahir, tua, sakit dan mati adalah dukkha. Tetapi …

Mana Lebih Baik Lahir di Dunia Atau di Surga?
July 30, 2014 – 2:00 pm | 4 Comments
Mana Lebih Baik Lahir di Dunia Atau di Surga?

Mana Lebih Baik Lahir di dunia Atau di Surga. Oleh: Cornelis Wowor MA. 16 Juni 2014
Pertanyaan mana lebih baik lahir di dunia atau di surga kedengarannya seperti pertanyaan yang absurd. Pasti semua menjawab lebih …

Manfaat Bertobat
July 7, 2014 – 10:51 am | One Comment
Manfaat Bertobat

Manfaat Bertobat.  Suhu Xian Xing , Vihara Pluit Dharma Sukha 8 Juni 2014
Apa manfaatnya bertobat dalam agama Buddha? Apakah dengan bertobat semua kesalahan kita dapat terhapus? Agama Buddha tidak mengenal istilah penghapusan kesalahan. Apapun …

Empat Jenis Kesombongan
June 10, 2014 – 3:33 pm | 2 Comments
Empat Jenis Kesombongan

Empat Jenis Kesombongan. Oleh: Dr. Dharma K. Widya
Kesombongan dalam agama Buddha tidak hanya menyangkut hal yang bersifat lebih dibandingkan orang lain. Agama Buddha melihat kesombongan dalam definisi membanding-bandingkan dengan orang lain. Jika kita sudah …

Sungguh Sulit Terlahir Sebagai Manusia, Manfaatkan Sebaik Mungkin!
June 4, 2014 – 8:21 pm | One Comment
Sungguh Sulit Terlahir Sebagai Manusia, Manfaatkan Sebaik Mungkin!

Sungguh Sulit Terlahir Sebagai Manusia.  Oleh Ven Bhante Mahinda  31 Mei 2014
Sebagai umat Buddha yang mempunyai keyakinan kepada hukum tumimbal lahir, pernahkah anda terpikir seberapa sulit kita dapat terlahir sebagai manusia. Apa keuntungannya terlahir …

Tukarkan Uang Anda Segera
May 23, 2014 – 7:50 pm | 2 Comments
Tukarkan Uang Anda Segera

Tukarkan Uang Anda Segera.  Oleh: Bhante Kamsai Sumano Mahathera  Mei 2014
Anda sering mendengar bahwa uang tidak bisa anda bawa mati. benar sekali. Lalu apa gunanya kita mencari uang banyak banyak di dunia ini? Jawaban …

Politik Dalam Pandangan Buddhisme
April 7, 2014 – 12:57 pm | One Comment
Politik Dalam Pandangan Buddhisme

Politik Dalam Pandangan Buddhisme. Oleh: Cornelis Wowor MA.
Pemilihan Umum 2014 untuk memilih calon  legislatif tinggal 2 hari lagi. Akhir Maret lalu Bapak Cornelis Wowor ber ceramah tentang masalah Politik dalam Pandangan Buddhisme. Ternyata dalam …

Kasih Sayang Ibu (Sebuah Renungan)
March 24, 2014 – 7:11 pm | 2 Comments
Kasih Sayang Ibu (Sebuah Renungan)

Kasih Sayang Ibu (Sebuah Renungan) oleh: Sri Pannavaro Mahathera
Ceramah Dhamma dengan tema kasih sayang ibu oleh Bhante Sri Pannavaro Mahathera ini saya dapatkan dari sebuah audio CD yang diterbitkan oleh DPP PATRIA. Tidak disebutkan …

Menjawab Tantangan Hidup
March 5, 2014 – 8:50 am | 6 Comments
Menjawab Tantangan Hidup

Menjawab Tantangan Hidup. oleh: dr. Ratna Surya Widya.   Maret 2014
Semua manusia mempunyai tantangan hidup yang harus dijawab. Tantangan hidup ber beda-beda antar manusia. Waktu yang berbeda pun akan menimbulkan tantangan hidup yang berbeda …

Seputar Tahun Imlek, Shio dan Peruntungan
February 10, 2014 – 11:33 am | No Comment
Seputar Tahun Imlek, Shio dan Peruntungan

Seputar Tahun Imlek, Shio dan Peruntungan oleh Budiyono Tantrayoga (Suhu Tan)
Selamat tahun baru Imlek 2014. Romo Budiyono Tantrayoga mengawali tahun baru Imlek 2014 dengan memberikan ceramah Dhamma di Vihara Pluit Dharma Sukha seputar tahun imlek, …

Perenungan Terhadap Dhamma
January 28, 2014 – 6:47 pm | 4 Comments
Perenungan Terhadap Dhamma

Perenungan Terhadap Dhamma oleh: dr. Ratna Surya Widya
Dalam Dhammanussati atau perenungan terhadap Dhamma, kita bisa menemukan 6 karakter dari Dhamma. Demikian yang dibabarkan oleh romo pandita dr. Ratna Surya Widya dalam ceramah Dhamma di Vihara …

Membantu Orang Tua Menghadapi Kehidupan
January 15, 2014 – 11:18 am | 5 Comments
Membantu Orang Tua Menghadapi Kehidupan

Membantu Orang Tua Menghadapi kehidupan. Oleh: Rudy Arijanto
Apakah yang dimaksud dengan membantu orang tua menghadapi kehidupan dalam ceramah Dhamma kali ini? bukankah Membantu orang tua kita dalam menghadapi kehidupan merupakan hal yang sudah jelas …

Evaluasi Akhir Tahun
December 24, 2013 – 12:01 pm | 9 Comments
Evaluasi Akhir Tahun

Evaluasi Akhir Tahun oleh: Cornelis Wowor MA.
Evaluasi akhir tahun lazim dilakukan oleh sebuah perusahaan  untuk menilai kinerja perusahaan selama setahun. Sayangnya kita sering lebih memberikan perhatian kepada hal-hal materi diluar kita. Melupakan hal penting …

Buddhism adalah Mentransformasi
November 29, 2013 – 11:49 pm | No Comment
Buddhism adalah Mentransformasi

Buddhism adalah Mentransformasi  oleh Bhante Dr. Sumana Siri
Buddhism adalah mentransformasi dalam pengertian Agama Buddha bukalah sekedar ajaran atau hanya memberikan informasi tetapi mentransformasi atau membawa perubahan tentunya ke arah kebaikan. Demikian dikatakan oleh Bhante …

Jinapanjara Paritta
October 20, 2013 – 9:20 pm | 15 Comments
Jinapanjara Paritta

Jinapanjara Paritta
Jinapanjara merupakan satu paritta pali yang keras. Jika di Mahayana kita kenal mantra Maha karuna Dharani yang juga keras. maka di Theravada kita kenal Jinapanjara.
Paritta Jinapanjara di Thailand di lantunkan untuk “blessing” amulet, juga …

Kebijaksanaan
October 18, 2013 – 12:11 pm | 6 Comments
Kebijaksanaan

Kebijaksanaan oleh Cornelis Wowor MA
Delapan jalan utama dapat di bagi dalam tiga bagian utama yaitu Sila, Samadhi dan Panna. Panna atau kebijaksanaan ini sangat memegang peranan penting dalam Buddhism.
Kebijaksaan atau Panna yang dimaksud adalah …