Dhamma Untuk Perumah Tangga
April 30, 2015 – 12:52 pm | 2 Comments

Ceramah Dhamma Bhikkhuni Santini ( Ayya Santini ) Vihara Pluit Dharma Sukha April 2015
Sebenarnya tidak ada istilah khusus Dhamma untuk perumah tangga. Buddha Dhamma sebenarnya untuk siapa saja. Cuma dalam ceramah Dhamma ini yang dimaksud …

Baca dan Dengarkan Ceramah Selengkapnya »
Cornelis Wowor MA

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Bp. Cornelis Wowor MA

Download Paritta

Silahkan mendengarkan dan mendownload Paritta-paritta Suci

Dr. Dharma K. Widya

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Dr. Dharma K. Widya

Rudy Arijanto

Kumpulan Ceramah dari Bapak Rudy Arijanto

Sri Pannavaro Mahathera

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Bhante Sri Pannavaro Mahathera

Sri Pannavaro Mahathera »

Merasa Baik Tetapi Tidak Melakukan Perbuatan Baik
March 28, 2015 – 6:47 pm | No Comment

Merasa Baik Tetapi Tidak Melakukan perbuatan Baik Ceramah Dhamma Kebaktian Hari Magha (Magha Puja) VPDS 14 Maret 2015 Oleh Bhante Sri Pannavaro Mahathera.

Apa yang di khotbahkan oleh Buddha di bulan Magga di hadapan 1250 Bhikkhu Arahat yang berkumpul di Taman tupai tanpa kesepakatan sebelumnya pastilah sudah anda ketahui, Karena sudah dibahas khususnya oleh Bhante Sri Pannavaro Mahathera sebelumnya di Khotbah Magha Puja.

Meskipun demikian, karena isi khotbah Ovada Patimokha di bulan Magha tersebut merupakan intisari dari ajaran para Buddha, tentu saja tidak akan pernah bisa habis diulas. Jangan berbuat jahat, berbuatlah yang baik, Bersihkan hati dan pikiran, itulah ajaran dari para Buddha.

Banyak yang mengatakan sila dalam agama Buddha merupakan sila yang pasif, artinya sila tersebut mengajak orang untuk tidak melakukan (pasif) suatu perbuatan seperti tidak melakukan pembunuhan, tidak mengambil barang yang tidak diberikan, tidak melakukan tindakan asusila, tidak mengatakan sesuatu yang tidak benar dan tidak meminum dan makan zat yang dapat membuat mabuk. Itu benar jika hanya melihat dari kacamata ‘Pancasila’, sila yang pasif.

Sesungguhnya Buddha Dhamma juga mengajarkan sila yang aktif, yang menganjurkan orang untuk berbuat hal yang baik yaitu Carita Sila. Bukan hanya sekedar tidak melakukan pembunuhan tetapi kita dianjurkan untuk menolong makhluk yang menderita lewat Metta (cinta kasih) dan Karuna (belas kasihan). Menolong makhluk yang akan mati baik karena sakit maupun akan di bunuh. Bukan hanya sekedar tidak mencuri, tetapi juga harus melakukan dana, menolong para fakir miskin dan harus mempunyai mata pencaharian.

Tidak melakukan perbuatan asusila merupakan sila yang pasif tetapi kita mempunyai kewajiban untuk menghargai kedudukan pria dan wanita serta membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis sebagai sila yang aktif. Tidak cukup hanya tidak berdusta, tetapi harus bisa bertutur sapa yang sopan, yang jujur. Bisa memberikan kata kata dan nasihat yang menyejukkan, yang berguna.

Bukan hanya sekedar tidak makan dan minum yang memabukkan, tetapi juga harus aktif melatih agar pikiran kita mempunyai kesadaran yang baik. Makan dan minum yang dapat menjaga kesehatan tubuh dan pikiran.

Bukan hanya sekedar tidak melakukan kejahatan, tetapi harus aktif melakukan hal yang baik. Puncak dari ajaran Buddha terletak pada membersihkan hati dan pikiran lewat meditasi. Hanya sekedar tidak melakukan perbuatan jahat dan melakukan perbuatan baik tanpa membersihkan hati dan pikiran bukanlah Dhamma ajaran Buddha. Dhamma ajaran Buddha menitik beratkan pada dasar untuk membersihkan hati dan pikiran.

Ada dua sifat yang harus dikembangkan agar kita dapat melaksanakan sila atau mencapai cita-cita yaitu Khanti (kesabaran) dan Viriya (semangat/usaha). Hanya sabar namun tidak memiliki semangat itu merupakan kemalasan. Hanya punya semnagat, usaha yang gigih tanpa kesabaran dapat menimbulka kejahatan. Tidak sabar menunggu hasil, melakukan jalan pintas demi mencapai tujuan.

Dalam ceramah dhamma ini, Bhante Sri Pannavaro Mahathera memberikan beberapa contoh bagaimana seseorang merasa baik karena tidak melanggar pancasila tetapi sesungguhnya yang dia lakukan adalah bukan perbuatan baik. Malah perbuatannya merugikan orang lain. Jadi merasa baik tetapi tidak melakukan perbuatan baik. Seperti apa contohnya? Silakan anda mendengarkan secara lengkap khotbah Dhamma yang dibawakan oleh Bhante Sri Pannavaro Mahathera dalam acara Magha Puja di Vihara Pluit Dharmasukha Jakarta.

Ceramah Dhamma Bhante Sri Pannavaro Mahathera ‘Merasa Baik Tetapi Tidak Melakukan Perbuatan Baik’

[00:46:13]    7,93 MB
Untuk Pengguna iOS (Ipad,Iphone) Streaming Ceramah Dhamma Merasa Baik Tetapi Tidak Melakukan Perbuatan Baik’ Bhante Sri Pannavaro Mahathera 7,93 MB

Download Ceramah Dhamma Merasa Baik Tetapi Tidak Melakukan Perbuatan Baik’ Bhante Sri Pannavaro Mahathera 7,93 MB

Selamat mendengarkan. Marilah kita bukan hanya sekedar menjalankan sila yang pasif dengan tidak berbuat jahat tetapi juga aktif melakukan perbuatan baik dan yang terpenting dari semua itu adalah membersihkan hati dan pikiran kita. Semoga anda berbahagia. Sadhu…Sadhu…Sadhu..

Manusia Sampah Dalam Vasala Sutta
February 24, 2015 – 4:53 pm | 6 Comments
Manusia Sampah Dalam Vasala Sutta

Ceramah Dhamma Dr. Ratna Surya Widya. Vihara Pluit Dharmasukha, November 2014
Apa yang dimaksud dengan manusia sampah sebenarnya? Siapa saja yang bisa kita sebut sebagai manusia sampah dan karena apa seseorang dapat disebut sebagai manusia …

Tingkat Kemampuan Pencapaian Kesucian
January 31, 2015 – 12:33 pm | 17 Comments
Tingkat Kemampuan Pencapaian Kesucian

Ceramah Dhamma oleh Bpk. Cornelis Wowor MA. Vihara Pluit DharmaSukha Jakarta, Desember 2014
Mengapa pada jaman Buddha Gautama masih hidup banyak sekali yang hanya setelah mendengar khotbah Buddha bisa langsung mencapai Arahat? Hal ini ternyata …

Makna Pelimpahan Jasa
December 31, 2014 – 12:50 pm | No Comment
Makna Pelimpahan Jasa

Ceramah Dhamma Makna Pelimpahan Jasa oleh Suhu Xian Xing Desember 2014 Vihara pluit Dharma Sukha
Pelimpahan jasa dalam Buddhisme cukup sering menjadi bahan polemik. Karena antara aliran Theravada dan Mahayana maupun Tantrayana sepertinya ada perbedaan dalam …

Nasihat dan Renungan Dhamma
December 12, 2014 – 7:49 pm | One Comment
Nasihat dan Renungan Dhamma

Bhante Kamsai, Vihara Pluit Dharma Sukha Desember 2014
Jika kita renungkan, banyak sekali di antara kita yang tidak menyukai apa yang menjadi pekerjaan dan tugas kita. Contohnya, Bhante Kamsai menanyakan kepada para pelajar yang bersekolah dari …

Bagaimana Mengetahui Kelahiran Kembali
November 30, 2014 – 4:07 pm | 9 Comments
Bagaimana Mengetahui Kelahiran Kembali

Bagaimana Mengetahui Kelahiran Kembali. Ceramah Dhamma Oleh Cornelis Wowor MA. Vihara Pluit Dharmasukha November 2014.
Salah satu yang dimaksud dengan kebodohan batin atau moha adalah ketidak-mampuan mengetahui kelahiran lampau kita. Namun bagaimana kita bisa mengetahui kelahiran …

Merencanakan Keuangan Keluarga
November 12, 2014 – 11:53 am | 2 Comments
Merencanakan Keuangan Keluarga

Merencanakan Keuangan Keluarga. oleh: D.S. Marga Singgih Vihara Pluit Dharma Sukha September 2014
Apakah Buddha pernah mengajarkan bagaimana merencanakan keuangan keluarga? Selain membagi penghasilan ke dalam empat bagian terpisah sesuai anjuran Buddha dalam Sigalovada Sutta, …

Apa Yang Anda Pikirkan Saat Ada yang Meninggal
October 24, 2014 – 4:37 pm | No Comment
Apa Yang Anda Pikirkan Saat Ada yang Meninggal

Apa Yang Anda Pikirkan Saat Ada Yang Meninggal. oleh: Dr. Dharma Kumara Widya.  VPDS Okt 2014
Ketika anda melayat ke tempat orang yang meninggal, entah itu famili atau sekedar kenalan, Apa yang anda pikirkan? Perasaan …

Pelimpahan Jasa, Apakah Berguna?
September 11, 2014 – 5:57 pm | 7 Comments
Pelimpahan Jasa, Apakah Berguna?

Pelimpahan jasa, apakah berguna? oleh Dr. Krishnanda Wijaya Mukti.  VPDS Agustus 2014
Pelimpahan jasa bagi sebagian Buddhis mungkin masih membingungkan. Apakah benar jasa atau kebajikan yang kita perbuat dapat dilimpahkan kepada leluhur atau makhluk lain?
Dr. Krishnanda …

Hukum Paticcasamuppada
September 2, 2014 – 11:47 am | 4 Comments
Hukum Paticcasamuppada

Hukum Paticcasamuppada Oleh Bhante Sri Pannavaro  (2001)
Hukum Paticcasamuppada merupakan satu hukum yang sangat penting dalam agama Buddha selain hukum Karma. Hukum Paticcasamuppada atau hukum sebab musabab yang saling bergantungan dapat menerangkan kenapa kita menderita dan …

Sakit Tua Mati Bukanlah Sebab Penderitaan
August 16, 2014 – 1:11 pm | 9 Comments
Sakit Tua Mati Bukanlah Sebab Penderitaan

Sakit Tua Mati Bukanlah Sebab Penderitaan. Oleh: Bhante Sri Pannavaro Mahathera. VPDS Asadha 9 Agustus 2014
Dalam empat kesunyataan mulia dikatakan hidup ini adalah dukkha, penuh ketidakpuasan. Lahir, tua, sakit dan mati adalah dukkha. Tetapi …

Mana Lebih Baik Lahir di Dunia Atau di Surga?
July 30, 2014 – 2:00 pm | 6 Comments
Mana Lebih Baik Lahir di Dunia Atau di Surga?

Mana Lebih Baik Lahir di dunia Atau di Surga. Oleh: Cornelis Wowor MA. 16 Juni 2014
Pertanyaan mana lebih baik lahir di dunia atau di surga kedengarannya seperti pertanyaan yang absurd. Pasti semua menjawab lebih …

Manfaat Bertobat
July 7, 2014 – 10:51 am | One Comment
Manfaat Bertobat

Manfaat Bertobat.  Suhu Xian Xing , Vihara Pluit Dharma Sukha 8 Juni 2014
Apa manfaatnya bertobat dalam agama Buddha? Apakah dengan bertobat semua kesalahan kita dapat terhapus? Agama Buddha tidak mengenal istilah penghapusan kesalahan. Apapun …

Empat Jenis Kesombongan
June 10, 2014 – 3:33 pm | 2 Comments
Empat Jenis Kesombongan

Empat Jenis Kesombongan. Oleh: Dr. Dharma K. Widya
Kesombongan dalam agama Buddha tidak hanya menyangkut hal yang bersifat lebih dibandingkan orang lain. Agama Buddha melihat kesombongan dalam definisi membanding-bandingkan dengan orang lain. Jika kita sudah …

Sungguh Sulit Terlahir Sebagai Manusia, Manfaatkan Sebaik Mungkin!
June 4, 2014 – 8:21 pm | One Comment
Sungguh Sulit Terlahir Sebagai Manusia, Manfaatkan Sebaik Mungkin!

Sungguh Sulit Terlahir Sebagai Manusia.  Oleh Ven Bhante Mahinda  31 Mei 2014
Sebagai umat Buddha yang mempunyai keyakinan kepada hukum tumimbal lahir, pernahkah anda terpikir seberapa sulit kita dapat terlahir sebagai manusia. Apa keuntungannya terlahir …

Tukarkan Uang Anda Segera
May 23, 2014 – 7:50 pm | 2 Comments
Tukarkan Uang Anda Segera

Tukarkan Uang Anda Segera.  Oleh: Bhante Kamsai Sumano Mahathera  Mei 2014
Anda sering mendengar bahwa uang tidak bisa anda bawa mati. benar sekali. Lalu apa gunanya kita mencari uang banyak banyak di dunia ini? Jawaban …

Politik Dalam Pandangan Buddhisme
April 7, 2014 – 12:57 pm | One Comment
Politik Dalam Pandangan Buddhisme

Politik Dalam Pandangan Buddhisme. Oleh: Cornelis Wowor MA.
Pemilihan Umum 2014 untuk memilih calon  legislatif tinggal 2 hari lagi. Akhir Maret lalu Bapak Cornelis Wowor ber ceramah tentang masalah Politik dalam Pandangan Buddhisme. Ternyata dalam …

Kasih Sayang Ibu (Sebuah Renungan)
March 24, 2014 – 7:11 pm | 2 Comments
Kasih Sayang Ibu (Sebuah Renungan)

Kasih Sayang Ibu (Sebuah Renungan) oleh: Sri Pannavaro Mahathera
Ceramah Dhamma dengan tema kasih sayang ibu oleh Bhante Sri Pannavaro Mahathera ini saya dapatkan dari sebuah audio CD yang diterbitkan oleh DPP PATRIA. Tidak disebutkan …

Menjawab Tantangan Hidup
March 5, 2014 – 8:50 am | 6 Comments
Menjawab Tantangan Hidup

Menjawab Tantangan Hidup. oleh: dr. Ratna Surya Widya.   Maret 2014
Semua manusia mempunyai tantangan hidup yang harus dijawab. Tantangan hidup ber beda-beda antar manusia. Waktu yang berbeda pun akan menimbulkan tantangan hidup yang berbeda …