Nasihat dan Renungan Dhamma
December 12, 2014 – 7:49 pm | No Comment

Bhante Kamsai, Vihara Pluit Dharma Sukha Desember 2014
Jika kita renungkan, banyak sekali di antara kita yang tidak menyukai apa yang menjadi pekerjaan dan tugas kita. Contohnya, Bhante Kamsai menanyakan kepada para pelajar yang bersekolah dari …

Baca dan Dengarkan Ceramah Selengkapnya »
Download Paritta

Silahkan mendengarkan dan mendownload Paritta-paritta Suci

Dr. Krishnanda W. Mukti

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Bp. Dr. Krishnanda W. Mukti

Rudy Arijanto

Kumpulan Ceramah dari Bapak Rudy Arijanto

Sri Pannavaro Mahathera

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Bhante Sri Pannavaro Mahathera

Suhu Xian Xing

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Bhiksuni Xian Xing

Home » Budiyono Tantrayoga

Hubungan Karma Anak dan Orangtua

Submitted by Untung on August 27, 2011 – 10:49 pm7 Comments

Hubungan Karma Anak dan OrangtuaCeramah Dhamma oleh: Bpk. Budiyono Tantrayoga

Kalangan orang Tionghoa banyak yang percaya ada anak yang membawa berkah untuk keluarga. Sebenarnya apakah hubungan karma antara anak dan orangtua. Apakah buah karma yang dilakukan oleh orangtua dapat diterima oleh anak mereka?

Dalam Sutta untuk hal yang kerapkali pantas direnungkan tertulis bahwa:

Aku adalah pemilik karmaku sendiri,
Pewaris karmaku sendiri,
Lahir dari karmaku sendiri,
Berhubungan dengan karmaku sendiri,
Terlindung oleh karmaku sendiri,
Apapun karma yang kuperbuat,
Baik atau buruk,
Itulah yang akan kuwarisi,
Hendaklah ini kerapkali direnungkan.

Dari Sutta diatas jelas bahwa tidak ada karma yang diwariskan orangtua kepada anaknya. Namun bagaimanapun juga Karma anak pasti akan bersesuaian dengan karma orangtua. Dengan kata lain seorang anak yang karena karmanya harus lahir cacat, maka dia akan dilahirkan lewat orangtua yang mempunyai buah karma mendapatkan anak cacat.

Bapak Budiyono Tantrayoga menjelaskan dalam konsep Mahayana terdapat empat macam sifat bawaan karma dari anak yang mempengaruhi kehidupan orangtuanya. Ada anak yang mempunyai sifat membawa dendam untuk dibalaskan kepada orangtua. Ada anak yang membawa sifat sebagai penagih hutang terhadap orangtuanya. Ada anak yang lahir membawa sifat membalas budi terhadap orangtuanya dan ada anak yang membawa fungsi sebagai pembayar hutang kepada orangtuanya. Bagaimanapun juga karma orangtua harus bersesuaian dengan sifat yang dibawa oleh anak.

Jika kita memiliki anak yang berbudi dan berbakti tentu sangat menyenangkan sekali. Namun bagaimana jadinya jika kita memiliki anak yang membawa sifat membalas dendam kepada orangtuanya. Apa yang dilakukan olehnya selalu membawa penderitaan buat orangtuanya. Apakah ini kebetulan?

Kejadian  itu  mungkin saja sudah merupakan hubungan sebab akibat dari beberapa kehidupan lampau, saling membalas dendam. Bagaimana menghentikannya?  Karena harus dihentikan. Kalau tidak, kejadian tersebut dapat berulang-ulang terjadi dengan posisi yang berbeda. Anak berposisi orangtua dan orangtua berposisi sebagai anak.

Silakan anda mendengarkan selengkapnya ceramah bapak Budiyono Tantrayoga di bawah ini. Beliau merupakan mantan ketua umum aliran Tridharma Indonesia. sebuah aliran yang memadukan ajaran Buddhism dengan Confucianism dan Taoism.

Ceramah Dhamma bapak Budiyono Tantrayoga ‘Hubungan Karma Anak dan Orangtua’

[1:13:07]   12.5 MB

Download Mp3 Ceramah Dhamma Hubungan Karma Anak dan Orangtua 12.5 MB  

Selamat mendengarkan. Semoga dapat menambah wawasan kebijaksanaan anda. Semoga anda berbahagia. Semoga semua makhluk berbahagia.

7 Comments »

  • kok jay says:

    Senang sekali akhirnya bisa menemukan situs yang memaparkan ajaran Sang Bhagava.

    mendapatkan informasi dan prasarana tentang ajaran Sang Buddha dengan bahasa indonesia,sebab saya sedang kerja di usa sejak th 98. awal belajar dari bahasa mandarin dari guru ching kung fa sie, Taiwan {sekarang tinggal di Australia}sdh 2th belajar di kenalkan seorang teman,namun terbatas sebsb sekolahnya sampai th 63 waktu itu. inggrispun ngak ngerti maka bahagia sekali saya masih bisa mendengarkan dhamma mulia dari bhante, guru, master dan lainnya dari website ini untuk menambah wawasan meskipun sdh kristen.AmiDuofo Fo

  • Novy says:

    Nammo Budhaya.
    Di zaman modern yang serba cepat ini Rasa Bhakti sudah mulai berkurang.Baik itu anak terhadap orang tua,suami istri maupun dengan anggota keluarga yang lain.Mendengar Dhammadesana dari Romo Budiyono
    kembali mengingatkan kita akan Pentingnya Cinta Kasih di dalam Keluarga.Anumodana kepada Romo Budiyono dan Seluruh Pengelola Website CeramahDhamma.com.

    Semoga Semua Mahluk Berbahagia.

  • kevinjeow says:

    Namo Buddhaya,

    Senang sekali akhirnya bisa menemukan situs yang memaparkan ajaran Sang Bhagava.

    Walaupun saya di perantauan (China) yang minim informasi dan prasarana tentang ajaran Sang Buddha, bahagia sekali saya masih bisa mendengarkan dhamma mulia dari bhante, guru, master dan lainnya dari website ini.

    Semoga website ini memberikan banyak manfaat dan limpahan kebahagiaan bagi semua umat Buddha.

    Salam metta buat semua member dan para pengurus website ini.

    Sabbe Satta Bavantu Sukitatta .
    Sadhu sadhu sadhu…

  • hendra says:

    semoga dengan mendownload ceramah ini ada berguna buat pencerahan keluargaku dan org lain yg dapat mendengarkannya juga..
    Sabbe Satta Bavantu Sukitatta :)

  • Wang Kui says:

    Namo Buddhaya, terima kasih atas ceramah Bpk. Budiyono Tantrayoga yang membawa ketenangan hati dan kebahagiaan dalam hidup kita semua
    Sadhu, sadhu, sadhu

Kami Mengharapkan Komentar Anda, Silakan Tulis Komentar Anda !

Silahkan Isi Komentar anda dibawah, atau trackback dari site anda. Tulislah Komentar Anda dengan Sopan dan tetap dalam topik Buddha Dhamma/Ceramah Dhamma.

Web ini memungkinkan Anda Menggunakan Gravatar. Untuk mendapatkan Gravatar anda, Silakan daftar di Gravatar. Komentar akan di-moderasi sebelum ditampilkan. Terima Kasih

*
Mohon tuliskan kata yang ada di bawah ini sebelum klik 'Kirim Komentar'. Terima kasih.
Anti-spam image