Pertolongan Dewa Dewi
October 12, 2016 – 10:24 am | 2 Comments

Ceramah Dhamma dr. Ratna Surya Widya, Vihara Pluit Dharmasukha. Oktober 2016
Agama Buddha mengenal alam dewa dewi. Tingkatannya ber beda-beda. Ada dewa alam rendah ada dewa alam yang lebih tinggi. Manusia bisa mendapatkan pertolongan dewa dewi.
Dalam …

Baca artikel pengantar dan Dengarkan Ceramah Selengkapnya »
Bhikkhuni Santini

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Bhikkhuni Santini

Cornelis Wowor MA

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Bp. Cornelis Wowor MA

Download Paritta

Silahkan mendengarkan dan mendownload Paritta-paritta Suci

dr. Krishnanda W. Mukti

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Bp. dr. Krishnanda W. Mukti

Suhu Xian Xing

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Bhiksuni Xian Xing

Home » Herman S Endro

Mereka Mempersembahkan Sesajian

Submitted by Untung on November 16, 2010 – 11:10 am6 Comments

Mereka mempersembahkan sesajianMereka mempersembahkan sesajian disini dapat diartikan sebagai mempersembahkan perbuatan baik, Cinta kasih, pertolongan dan hal sejenisnya. Sesajian disini tidak semata-mata mempunyai pengertian ‘Sesajen’ seperti dalam pengertian umum.

Kata ‘Mereka Mempersembahkan Sesajian’ terdapat dalam Ratana Sutta bait ke dua yang selengkapnya berbunyi sebagai berikut:

“Maka itu, duhai para makhluk, Perhatikanlah
Perlakukanlah umat manusia dengan cinta kasih
Lindungilah mereka dengan tekun, sebagaimana mereka
Mempersembahkan sesajian kepadamu siang dan malam

Ratana Sutta merupakan Sutta yang mengajarkan untuk memberikan penghormatan kepada tiga permata agung yaitu Buddha, Dhamma dan Sangha agar manusia mendapatkan kebahagiaan.

Romo Herman S. Endro membuka ceramah dhammanya kali ini dengan mengutip bait Ratana Sutta tersebut. Jika dikatakan perlakukan umat manusia dengan cinta kasih, disini terlihat Buddha tidak menyebut ‘umatku’ atau ‘umat Buddha’ tetapi menyebut umat manusia, terlihat jelas Buddha tidak mengajarkan diskriminasi berdasarkan apapun. Semua umat manusia diharapkan mendapatkan kebahagiaan. Sama seperti ucapan umum yang sering kita lontarkan yaitu Semoga semua makhluk berbahagia.

Bait kedua ratana Sutta ini menyiratkan bahwa kebahagiaan diperoleh bukan dari pihak luar tetapi dari perbuatan sendiri dengan memberikan persembahan sesajian dalam bentuk perbuatan baik kepada semua makhluk. Dengan demikian semua makhluk pun akan memperlakukan umat manusia dengan rasa cinta kasih.

Kebahagiaan juga berada dari dalam diri sendiri bukan berasal dari luar diri kita. Apapun yang terjadi diluar diri kita, jika kita mempunyai kewaspadaan dan kesadaran yang tinggi hal itu seyogyanya tidak akan membawa kita dalam penderitaan. Kita mampu mengelola ombak kehidupan yang datang bergulung-gulung tanpa menimbulkan penderitaan dalam hati kita. Seperti seseorang yang ahli meniti ombak lautan dalam permainan surfing.

Banyak hal lain yang diuraikan romo Herman S. Endro dalam ceramah dhamma ini. Kita pun diharapkan mampu untuk bersyukur terhadap apa yang kita miliki. Ketidak puasan dan rasa tidak mensyukuri merupakan cerminan dari sifat Lobha ( keserakahan) yang kita miliki.

Akan lebih baik jika anda bisa mendengarkan sendiri ceramah dhamma dari romo Herman S. Endro ini sehingga pengertian yang didapat lebih jelas dan komplit. Silakan anda mengklik tombol play dibawah ini atau bagi member ceramah dhamma silakan mendownloadnya dengan menggunakan username dan password yang telah diberikan.

Ceramah Dhamma Romo Herman S. Endro  ‘Mereka Mempersembahkan Sesajian’

[01:24:52]   14.5 MB

Download Mp3 Ceramah Dhamma Mereka Mempersembahkan Sesajian’ 14.5 MB

Semoga anda berbahagia, Terbebas dari penderitaan batin dan jasmani. Sadhu.

6 Comments »

Kami Mengharapkan Komentar Anda, Silakan Tulis Komentar Anda !

Silahkan Isi Komentar anda dibawah, atau trackback dari site anda. Tulislah Komentar Anda dengan Sopan dan tetap dalam topik Buddha Dhamma/Ceramah Dhamma.

Web ini memungkinkan Anda Menggunakan Gravatar. Untuk mendapatkan Gravatar anda, Silakan daftar di Gravatar. Komentar akan di-moderasi sebelum ditampilkan. Terima Kasih

*
Mohon tuliskan kata yang ada di bawah ini sebelum klik 'Kirim Komentar'. Terima kasih.
Anti-spam image