Pertolongan Dewa Dewi
October 12, 2016 – 10:24 am | 2 Comments

Ceramah Dhamma dr. Ratna Surya Widya, Vihara Pluit Dharmasukha. Oktober 2016
Agama Buddha mengenal alam dewa dewi. Tingkatannya ber beda-beda. Ada dewa alam rendah ada dewa alam yang lebih tinggi. Manusia bisa mendapatkan pertolongan dewa dewi.
Dalam …

Baca artikel pengantar dan Dengarkan Ceramah Selengkapnya »
Bhikkhuni Santini

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Bhikkhuni Santini

Cornelis Wowor MA

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Bp. Cornelis Wowor MA

Download Paritta

Silahkan mendengarkan dan mendownload Paritta-paritta Suci

dr. Krishnanda W. Mukti

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Bp. dr. Krishnanda W. Mukti

Suhu Xian Xing

Kumpulan Ceramah Dhamma dari Bhiksuni Xian Xing

Home » dr. Ratna Surya Widya

31 Alam Kehidupan

Submitted by Untung on September 8, 2009 – 10:21 am7 Comments

31 Alam Kehidupan,Dr. Ratna S. WidyaCeramah Dhamma mengenai 31 alam kehidupan ini dibawakan oleh Dr. Ratna Surya Widya pada tanggal 8 Agustus 2009 di Vihara Pluit Dharma Sukha saat kebaktian Umum hari Minggu. Beliau menjelaskan secara umum yang berkenaan dengan 31 alam kehidupan. Selamat mendengarkan. semoga menambah kebijaksanaan anda.

(52:34) Download Mp3

Dalam Khotbah Dr. Ratna Surya Widya ini anda akan mendengarkan penjelasan mengenai 31 Alam Kehidupan antara lain :

  • Apakah setan itu ada ?
  • Dibawah alam manusia ada berapa alam? Berapa di atasnya ?
  • Berapa macam alam neraka ?
  • Di neraka mana Dewadatta dan Ajatasatu sekarang berada ?
  • Ada cerita tentang orang berselingkuh, akibatnya berapa lama akan berada di alam neraka ?
  • Apa yang menyebabkan seseorang bisa lahir di alam Assura.
  • Bagaimana Dewa mendapatkan makanan ?
  • Saat menjadi dewa apakah bisa menerima buah dari karma buruk ?
  • Dimanakah sekarang Anattapindika hidup ?
  • Apakah Dewa bisa mementingkan diri sendiri ?
  • Siapakah Mara itu ?
  • Buddha Gautama dianggap sebagai apa di India ?
  • Sebagai manusia kita mempunyai 4 hal keuntungan, apakah itu ?
  • Ada 8 hal yang merugikan pula, apakah itu ?
  • Berapa tahun lagi usia Buddha Dhamma saat perioda Buddha Gautama ini ?
  • Kapan Buddha Maitreya lahir ?
  • Mengapa Mara yang jahat bisa berada di alam dewa ?
  • Kemanakah Dewa akan terlahir kembali ?

(52:34) Download Mp3

7 Comments »

  • Dhani says:

    Namo Buddhaya….

    Bapak untung,Saya mncba dwnload ceramah”31 Alam Kehidupan”tdak bisa,padahal dwnlod ceramah dari Bante Dhammasubho Mahathera lancar2 saja…password & email sdh betul…Mohon pencerahanya…

    • Untung says:

      Dear Dhani, Namo Buddhaya,

      Untuk beberapa file ceramahdhamma yg lama. Jika tdk ada tanda untuk klik kanan save as, maka yang perlu dilakukan adalah hanya klik link download tersebut. lalu setelah mengisi username dan passwordnya, Bro Dhani akan dibawa ke sebuah halaman yang berisi link-link untuk mendownload. dalam halaman tersebut silakan pilih ceramah mana yang ingin di downlowd. mudah-mudahan penjelasannya bisa diterima. selamat mendownload.

  • Brianz says:

    Namaste,

    Mendengar sekilas mengenai karma, dimana seorang hanya berjinah sekali saja harus menjalani hukuman di neraka 60 ribu tahun di kuali minyak panas [30ribu tahun berenang ke tepian dan 30 ribu tahun naik kepermukaan kuali, kalo ngak salah denger] hahahahahahaha…

    ini komentar Adik saya yg kebetulan berkeyakinan lain dan yg baru mau mengenal buddha dhamma.

    “Bila ajaran Buddha di babarkan / disampaikan dengan cara seperti itu, Belajar buddha dhamma hanya membuang waktu saja. ajaran yg menyesatkan tidak ada kata maaf.”

    Just sharing saja, bila komentar kurang berkenaan mohon maaf.

    Salam
    Brianz

    • Untung says:

      Hahahaa, Thanks buat komentarnya. Memang masing-masing penceramah punya gayanya sendiri-sendiri. Silakan saja di timbang-timbang. Buddha Dhamma terbuka untuk di teliti, dipikirkan sebelum diterima ( Ehipassiko). Sesungguhnya, karma berbuah tidak melulu dari hanya satu perbuatan saja. Jalannya hukum Karma tidak bisa dirunut oleh manusia awam seperti kita.

      Pengertian ‘maaf’ seperti dalam ‘penghapusan dosa’ memang tidak ada dalam kamus Buddhism. Semua perbuatan akan ada akibatnya dan pelakunya harus bertanggung jawab. Cuma apakah hanya sekali berjinah lalu harus menjalani hukuman berat banget seperti itu pasti mesti ada penjelasan lebih lanjutnya. Sama seperti satu perbuatan baik yang kecil saja seperti memberikan nasi sekepalan tangan kepada seorang Arahat, hasilnya akan jauh lebih besar daripada memberi makan kepada ribuan orang biasa setiap hari selama setahun. Disini ada masalah kualitas dari perbuatan tersebut.

      Mudah-mudahan keterangan diatas bisa memberikan sedikit alternatif pandangan lain. Salam Metta.

  • william kameswara says:

    Pak saya sudah mendaftar tetapi tidak mendapatkan pasword

    • panna says:

      Namo Buddhaya William kameswara,

      Email yang berisi username dan password dikirim tersendiri. Kami akan kirimkan segera. Silahkan juga periksa email di spam folder, kalau-kalau email dari kami nyangkut disana.

      Semoga William kameswara berbahagia,

      salam metta,
      untung winarso

Kami Mengharapkan Komentar Anda, Silakan Tulis Komentar Anda !

Silahkan Isi Komentar anda dibawah, atau trackback dari site anda. Tulislah Komentar Anda dengan Sopan dan tetap dalam topik Buddha Dhamma/Ceramah Dhamma.

Web ini memungkinkan Anda Menggunakan Gravatar. Untuk mendapatkan Gravatar anda, Silakan daftar di Gravatar. Komentar akan di-moderasi sebelum ditampilkan. Terima Kasih

*
Mohon tuliskan kata yang ada di bawah ini sebelum klik 'Kirim Komentar'. Terima kasih.
Anti-spam image